JAKARTA, ELEVEN – Badan Permusyawaratan Mahasiswa (BPM) Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta periode 2022 berencana melaksanakan pelantikan anggotanya dalam waktu dekat. Namun, hal itu sulit terlaksana lantaran masih kurangnya anggota BPM 2022.
Ketua BPM Muhammad Rezky Juliansyah mengatakan, ia masih berkomunikasi dengan Himpunan Mahasiswa (Hima) IISIP Jakarta agar segera memberikan delegasinya. Ia menuturkan, BPM menunggu respon Hima hingga selesai Ujian Akhir Semeter (UAS).
“Kita kembali memastikan saja untuk ke temen-temen himpunan coba memastikan kemungkinan sampe selesai UAS. Karena sehabis UAS biar berjalan pelantikan,” ujar Rezky saat diwawancarai Eleven via WhatsApp, Jum’at (22/7/2022).
Hingga saat ini, BPM baru menerima 10 delegasi dari seluruh Hima dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Rezky menuturkan, Delegasi tersebut diberikan Hima Administrasi Bisnis, Hima Manajemen Komunikasi, Hima Hubungan Internasional, Pegiat Alam Bebas (PAB) Caterva, Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK), dan Obtai Radio.
“Untuk anggota BPM 20 orangan. Sekarang baru 10, kita masih berjalannya menanyakan ke himpunan-himpunan,” katanya.
Rezky menjelaskan, BPM tidak akan membuka gelombang 3 pendaftaran calon anggota. Ia menilai, hal tersebut akan memakan waktu lebih lama.
“Kalo di buka gelombang 3 pendaftaran gak memungkinkan kan karena banyak memakan waktu,” jelas Rezky.
Rezky berharap, seluruh ketua Hima dapat merespon keinginan BPM untuk memberikan delegasinya demi terlaksananya pelantikan dalam waktu dekat.
Reporter: M. Nur Alfiyan
Editor: Siti Nurhaliza