JAKARTA, ELEVEN – Telah terjadi aksi pencurian terhadap dua sekretariat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) IISIP Jakarta dan berlangsung pada hari yang sama. Akibat insiden itu, UKM berharap pihak kampus meningkatkan keamanan area sekretariat, Selasa (15/11/2022).
Ketua umum Kampus Tercinta Photography Club 32 (Kaphac32), Mutiara Ayu mengungkapkan, peristiwa itu terjadi ketika pihaknya ingin menyiapkan keperluan pameran fotografi yang tengah terselenggara. Saat itu gembok pengamanan sekretariat tidak rusak, akan tetapi keadaan dalamnya sudah berantakan.
“Sekitar hari Senin (7/11/2022) saat kita mau buka kegiatan kita cari barang yang emang diperluin buat kegiatan tersebut udah ga ada dan keadaan sekretariat sudah sedikit berantakan dan ada barang yang bukan milik kita di dalam sekret,” ungkap Mutiara, Minggu (13/11/2022).
“Pipa paralon ukuran sekitar 1 meter ada dua sama brush make up“, lanjut Mutiara.
Namun, Mutiara enggan mengatakan barang yang hilang tersebut. Pihaknya telah mencari barang tersebut sekitar sekretariat, akan tetapi hasilnya nihil.
Mutiara menyesali peristiwa tersebut dan dalam waktu dekat akan melaporkannya pada pihak kampus. Lalu, pihaknya akan membawa barang penting saat meninggalkan sekretariat.
Insiden serupa terjadi pada UKM Obtai Radio. Station Manager Obtai Radio Alya Shafa menjelaskan, peristiwa itu terjadi saat pihaknya membuka sekretariat dan terlihat keadaannya sudah berantakan. Namun, tidak ada kerusakan pada pintu sekretariat dan awalnya, mereka tidak menyadari bendera Obtai Radio hilang.
“Jadi Senin, (7/11/2022) kemarin sekretariat Obtai berantakan, barang-barang yang kita taruh di gudang sekretariat tiba-tiba pada berceceran di sekretariat. Pas cek alhamdulillah barangnya enggak ada yang hilang, cuma berantakan aja jadi kita fine aja. Sampai kemarin pas acara kampus, obtai mau pasang bendera dan dicari-cari gak ada,” ungkap Alya.
Alya menuturkan, kehilangan ini bukan semata-mata bendera, akan tetapi hal ini terjadi selama dua periode berbeda. Ketika itu barang untuk siaran Obtai Radio seperti mixer, mic dan kabel raib saat awal pandemi. Setelah dua insiden tersebut, pihaknya berencana melapor pada Pembantu Rektor (Purek) tiga dan menyesali keamanan sekretariat dalam kampus.
“Ini sudah dua kali kejadian, rencananya kita mau lapor langsung ke Purek tiga yang menangani Himpunan Mahasiswa (Hima) dan UKM,” tegas Alya.
“Karena rasanya kurang banget keamanan untuk sekretariat UKM dalam Kampus”, lanjut Alya.
Akibat peristiwa tersebut, pihaknya melakukan pengamanan berlapis dan akan membawa barang penting, seperti keperluan siaran saat meninggalkan sekretariat. Alya juga berharap pihak kampus meningkatkan keamanan sekitar sekretariat agar insiden serupa tidak terjadi lagi.
Reporter: M. Nur Alfiyan
Editor: Paundra Zakirulloh